Ditengah
gencatan persoalan ekonomi dalam negeri yang kian memanas seperti turunnya
nilai tukar rupiah, PT Mayora Indah Tbk selaku emiten produsen barang konsumer
ini terus melakukan berbagai cara guna mempertahankan kinerja dan pendapatan
perusahaan. Meski dilihat dari segi produk yang dihasilkan, Mayora Indah cukup
terkenal dan sudah popular di masyarakat luas, serta pendapatan dan laba yang
diperoleh terus mengalami peningkatan, bukan berarti membuat perusahaan aman
dari masalah. Agar tetap mampu menarik minat para investor perihal investasi saham ,
PT Mayora Indah Tbk melakukan strategi berikut ini.
1. Inovasi
Tidak ingin ketinggalan dari para
kompetitornya, Mayora Indah terus melakukan berbagai inovasi terhadap produk
yang dihasilkan. Inovasi ini mencakup beberapa hal seperti produk baru,
penambahan varian serta inovasi kemasan produk. Salah satu produk terbaru yang
diluncurkan oleh PT Mayora Indah Tbk adalah Beng-Beng Drink. Tidak lupa, untuk
meningkatkan daya beli konsumen, perusahaan juga melakukan inovasi kemasan yang
dibuat semenarik mungkin.
2. Produk Baru
Menjamurnya produk serupa dari
emiten lain, membuat perusahaan terus berupaya menghasilkan produk baru agar
tidak kalah bersaing. Selain itu, banyaknya produk luar yang masuk ke dalam
negeri juga menjadi masalah lain dalam persaingan bisnis. Oleh karena itu,
perusahaan terus berupaya mengeluarkan produk terbaru, yang tidak hanya
bermanfaat bagi masyarakat tetapi juga menarik.
3. Peningkatan Ekspor
Salah satu kelebihan emiten yang
satu ini adalah nilai jual ekspornya yang cukup tinggi, setidaknya hingga saat
ini, PT Mayora Indah Tbk telah melakukan ekspor ke 80 lebih negara di belahan
dunia. Bisa dibayangkan berapa nilai keuntungan atau laba yang diperoleh dari
penjualan ke luar negeri. Dari waktu ke waktu, perusahaan terus berupaya untuk
melakukan peningkatan jual ekspor.
4. Promosi Besar-besaran
Guna memaksimalkan minat beli
masyarakat, perusahaan juga melakukan strategi marketing berupa promosi
besar-besaran. Promosi ini seperti pemasangan iklan di televisi, internet
hingga baliho. Selain itu, perusahaan juga sering menjalin kerjasama dengan
pihak lain sebagai media promosi lainnya dengan cara menjadi sponsor suatu
acara atau even.
5. Perluasan Fasilitas Produksi
Berdasarkan pernyataan dari
Direktur Utama MYOR yaitu Andre Sukandra Atmadja, pada tahun ini perusahaan
menyediakan dana kurang lebih 1 triliun guna perluasan fasilitas produksi.
Tujuan dari dilakukannya hal ini, tidak lain untuk menambah volume penjualan,
baik dalam hingga luar negeri sehingga target penjualan dapat terus mengalami
peningkatan.
Dengan
dilakukannya berbagai strategi seperti di atas, diharapkan banyak investor yang
tertarik untuk melakukan penanaman investasi saham Mayora

0 comments:
Post a Comment