
Belanja online itu kadang kayak jebakan manis. Awalnya cuma buka aplikasi buat “lihat-lihat,” eh tahu-tahu udah checkout. Promo besar, gratis ongkir, dan notifikasi “Flash Sale tinggal 2 menit lagi!” bikin siapa pun bisa tergoda. Tapi kalau semua keinginan dituruti tanpa perhitungan, tagihan PayLater bisa tiba-tiba membengkak di akhir bulan.
Padahal, kalau dipakai dengan strategi yang tepat, PayLater justru bisa bantu atur cash flow tanpa bikin keuangan berantakan. Kuncinya ada di cara kamu menggunakannya, bukan di aplikasinya.
1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
Kedengarannya klise, tapi ini pondasi utama. Sebelum klik “Beli Sekarang,” tanya dulu: Apakah ini kebutuhan atau cuma pengen? Kalau barang itu memang mendukung produktivitas (seperti peralatan kerja, gadget pendukung bisnis, atau perlengkapan rumah tangga penting), barulah pertimbangkan pakai PayLater. Tapi kalau cuma karena “lucu banget” atau “takut kehabisan,” lebih baik pikir dua kali.
2. Tetapkan Batas Penggunaan PayLater
Sama seperti punya kartu kredit, PayLater juga butuh batas aman. Idealnya, total cicilan dari semua transaksi nggak lebih dari 30% dari penghasilan bulanan. Misalnya gaji kamu Rp6 juta, maka cicilan maksimal yang aman adalah Rp1,8 juta per bulan. Dengan begitu, kamu tetap bisa belanja tanpa ganggu kebutuhan lain.
3. Bayar Lebih Awal Kalau Bisa
Jangan tunggu sampai jatuh tempo. Bayar lebih cepat justru bikin skor kredit kamu bagus dan mengurangi risiko kena denda. Di Kredivo, kamu bahkan bisa pantau semua transaksi langsung lewat aplikasi dan bayar tagihan dalam hitungan detik lewat e-wallet atau transfer bank.
4. Gunakan PayLater di Merchant Resmi
Belanja online memang seru, apalagi di platform besar seperti Shop at Shopee yang sering kasih promo menarik. Tapi pastikan kamu hanya menggunakan PayLater di merchant resmi dan terpercaya, biar barang yang kamu beli sesuai ekspektasi dan tagihan tetap jelas.
Kabar baiknya, Kredivo sudah terintegrasi langsung di Shop at Shopee, jadi kamu bisa transaksi aman, transparan, dan dapat bunga cicilan rendah mulai dari 1,99% per bulan. Limitnya pun bisa mencapai Rp50 juta untuk akun Premium cukup untuk belanja elektronik, perlengkapan rumah, atau kebutuhan usaha kecil.
5. Evaluasi Riwayat Belanjamu
Setiap akhir bulan, luangkan waktu 10 menit buat cek histori transaksi. Lihat mana pembelian yang benar-benar berguna dan mana yang bisa dihindari bulan depan. Dengan begitu, kamu bisa belajar dari kebiasaan sendiri dan perlahan jadi pembelanja yang lebih bijak.
PayLater itu bukan musuh keuangan, yang bikin bahaya justru cara kita menggunakannya. Kalau dipakai buat kebutuhan produktif, dengan batas dan disiplin yang jelas, sistem ini bisa bantu kamu atur pengeluaran dengan lebih fleksibel. Apalagi dengan Kredivo, semua transaksi bisa dikontrol, bunga ringan, dan pembayarannya praktis.
Jadi, tetap nikmati belanja online, tapi jangan biarkan impulsifmu menguasai dompet. Pakai PayLater dengan cerdas, dan biarkan teknologi bantu kamu jadi pembelanja yang lebih sadar, bukan lebih boros.
0 comments:
Post a Comment